Ide menulis ala Bu Kanjeng
Jum'at 8 Januari 2021. Pukul 19.00 wib.adalah waktu yang ditunggu- tunggu oleh banyak orang untuk belajar menulis ala om Jay. Memang benar tidak lama saya menunggu di group wah ada informasi bahwa demi kelancaran kegiatan ini group WhatsApp akan kami tutup sementara," Kata OmJay"
Kemudian dengan invoice OmJay mengucapkan salam pada semua peserta yang sebagian besar adalah guru. Dan OmJay mengatakan guru blogger.
Pada pertemuan yang ketiga ini narasumbernya adalah orang pegiat literasi yang tidak asing lagi. Beliau adalah Drs.Sri Sugiastuti,M.Pd. lahir pada tahun 1961. Masa kecilnya di habiskan di Jakarta. Dari SD - SMA. Kuliah di Uns. Sementara untuk moderator hari ini adalah Ibu AAm Nurhasanah .beliau berasal dari Lebak Banten. Biar tidak penasaran dengan Nara sumber maka moderator yang tidak lain adalah Ibu AAm. Mempersilahkan Bu Kanjeng untuk memulai kuliah on line belajar menulis
Beliau menyampaikan kaitan menulis dengan tema" Menulis dengan kekuatan silahturahmi"
Bu Kanjeng menyampaikan bahwa pertemuan yang pertama dan kedua sangat erat dengan cara menulis yang benar. Dan menulis lah setiap hari lalu apa yang terjadi.
Beliau menyampaikan secara umum bahwa sebagai seorang penulis itu memang sudah bakat. Itu pendapat sebagian besar orang.
Akan tetapi itu tidak seluruhnya benar yang terpenting adalah ada motivasi untuk menulis.
Yang pertama Bu Kanjeng sampaikan apa tujuan untuk menulis. Apa untuk kenaikan pangkat.atau untuk berkarya ini. Yang harus ada pada diri seseorang yang mau belajar Menulis.
Kekuatan silahturahmi yang disampaikan oleh beliau ini sudah digambarkan pada karya Bu Kanjeng. Dari keempat buku tersebut tiga diantaranya adalah tentang pentingnya silaturahmi.
Beliau menerangkan bahwa silaturahmi di artikan secara luas. Sehingga ide ide menulis tidak akan habis. Karena punya referensi yang banyak tentang berbagai hal.
Sebagai narasumber Beliau menyampaikan dengan intonasi sebagai seorang ibu dengan menjelaskan secara jelas dan gamblang.
Dari beberapa pe.nanya yang ditanyakan adalah kiat kiat menulis yang benar biar tidak kehabisan ide atau yang lain. Jawaban beliau adalah silaturahmi dengan banyak membaca sehingga referensi banyak. Dan juga.bisa berhenti sebentar lain kali bisa dilanjutkan lagi.
Saat mau closing beliau juga masih menyampaikan pentingnya silahturahmi dengan arti yang luas. Pada saat ikut majlis ta'lim dan dengan membaca buku. Juga di harapkan pada gelombang 17 ini bisa menghasilkan buku antologi semoga terwujud. Diakhir pertemuan beliau minta maaf bila ada yang kurang berkenan.
Ingat menulis dengan kekuatan hati salam literasi.
Ini yang baru bisa saya buat resume kritik saran koreksi sangat saya perlukan untuk menjadi lebih baik.
Comments
Post a Comment